728x90 AdSpace

[URL=http://www.4shared.com/document/zgFNm5ZSce/___-__.html]هل ترانا نلتقي - رامي محمد.swf[/URL]
Latest News
Sunday, 9 November 2014

Rekonsiliasi Palestina di Ujung Tanduk

Tarqiyah : Sejumlah pengamat politik meminta agar dibuat piagam nasional yang menghimpun seluruh unsur kekuatan di Palestina baik di dalam dan luar negeri serta membuat solusi. Hal ini sebagai langkah penyempurnaan rekonsiliasi Palestina seperti menyelesaikan masalah gaji dan koordinasi keamanan (antara Otoritas Palestina dan Israel) di Tepi Barat.
Para pengamat menyerukan agar dilakukan perpanjangan waktu untuk menerapkan pasar-pasal (poin) rekonsiliasi yang sudah disepakati terakhir di Kairo yang akan berakhir pada 15 November ini serta tidak memperluas konflik di Palestina sehingga akan kembali kepada titik nol.

Sebelumnya, Fatah dan Hamas setelah 7 tahun bersengketa berhasil menyepakati mengakhiri perpecahan pada 23 April 2014 lalu dengan diteken rekonsiliasi. Realisasinya dengan membentuk pemerintahan persatuan selama enam bulan kemudian setelah itu akan digelar pemilu legislatif dan presiden secara bersamaan. Pada 15 November pemerintah ini akan berakhir.

Sekenario
Elit Fatah, Jihad Harb menyinggung sejumlah poin yang sudah direalisasikan setelah rekonsiliasi diteken dari pembentukan pemerintahan persatuan dan sejumlah capaian lainnya. Ia mengakui pemerintah sementara ini berada dalam situsi berat dan banyak yang merecoki.

Salah yang mengganggu rekonsiliasi adalah penangkapan warga di Tepi Barat oleh penjajah Israel  setelah tiga warga Yahudi diculik kelompok Palestina kemudian disusul setelah ada agresi Israel ke Jalur Gaza.

Selain itu, Palestina juga disibukkan dengan masalah rekontruksi Jalur Gaza dimana kelompok perlawanan Palestina berusaha menekan Israel  agar memenuhi syarat mereka jika Israel  ingin serangan roket Palestina dihentikan.

Ditambah lagi masalah perbedaan antara Fatah dan Hamas yang belum terjembatani sampai sekarang.

Terkait masa periode pemerintah persatuan Palestina yang akan berakhir pada 15 November ini, Harb memperkirakan akan ada usaha merealisasikan kesepakatan rekonsitliast yang belum direalisasikan, meski ada sekenario akan kembali kepada titik nol antara Hamas dan Fatah dimana perbedaan mereka akan meruncing kembali.

Harb meminta agar dilakukan perpanjangan masa periode selama beberapa bulan sebagai langkah menemukan kesepahaman internal Palestina sesuai dengan agenda prioritas bangsa Palestina untuk memperkuat persatuan.

Hal yang sama disampaikan oleh ketua fakultas ilmu di Universitas An-Najah Dr. Shakhr Jabali yang ingin agar ada perpanjangan masa pemerintah sementara sehingga akan ada usaha melakukan usaha menyelesaikan sejumlah masalah dalam rekonsiliasi untuk bekerja serius lagi.

Piagam Kehormatan
Semetara itu, penulis dan pengamat politik Prof. Abdus Sattar Qasim menegaskan adanya kemungkinan realisasi rekonsiliasi di tengah data yang menegaskan mustahilnya proses itu. Jangan ada saling benci dan jangan hanya rekonsiliasi itu di atas kertas semata, tuturnya.

Bagaimana mungkin rekonsiliasi bisa tercapai antara pihak yang berperang melawan penjajah sementara pihak yang terlibat dalam rekonsiliasi Palestina justru menangkap dan menyerahkan pejuang Palestina kepada penjajah. (at/infopalestina.com)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kontak Gema Dakwah : admin@gemadakwa.com

Item Reviewed: Rekonsiliasi Palestina di Ujung Tanduk Rating: 5 Reviewed By: Tarqiyah Online