728x90 AdSpace

[URL=http://www.4shared.com/document/zgFNm5ZSce/___-__.html]هل ترانا نلتقي - رامي محمد.swf[/URL]
Latest News
Tuesday, 20 May 2014

Jokowi dan "Kudeta" Demokrasi

Tarqiyah : Resmi sudah Joko Widodo menjadi capres dari PDIP. Seorang Gubernur DKI Jakarta yang baru 2 tahun kurang menjabat akhirnya jadi capres. Bagaimana fenomena ini bisa kita jelaskan dalam perspektif demokrasi?

Simak kultwit @Erwyn2002, penulis buku Masihkah PKS Bermasa Depan?

1. Jokowi dan “Kudeta” Demokrasi

2. Bagaimana kita hrs menjelaskan ttg pencapresan Jokowi oleh PDIP?

3. Saya tiba-tiba teringat kata kudeta…

4. Arti kudeta pasti sudah diketahui dan dipahami oleh kita…intinya penggulingan kekuasaan yang sah..

5. Kudeta bisa dilakukan lawan politik, militer, dan lainnya..

6. Contoh mutakhir adalah kudeta yang dilakukan militer Mesir thdp Presiden Mursi yang dipilih secara sah melalui pemilu

7. Demokrasi mengajarkan kita utk taat pd aturan main..pada keabsahan, prosedur dan waktu

8. Hargai pemimpin yg sah yg dipilih sesuai prosedur dan hanya bisa diganti jika periode jabatannya berakhir, kecuali jika menyimpang

9. Kemarin, kita menyaksikan “kudeta” demokrasi yg justru dilakukan oleh partai yg memakai nama demokrasi

10. Jokowi baru 2 tahun kurang menjadi Gubernur DKI..tersisa 3 tahun lagi..dia dipilih oleh warga Jakarta utk masa 5 tahun

11. Dan biaya politiknya sangat mahal: Rp 250 miliar utk pilkada DKI dua putaran

12. Tapi dg pencapresan Jokowi dan dia menerimanya, maka “kudeta” tlh dilakukan jokowi thdp demokrasi

13. Jokowi dan PDIP tak taat pada aturan main demokrasi..melanggar unsur prosedural dan waktu..

14. Substansi kudeta adalah pengkhianatan…nilai-nilai demokrasi telah dikhianati Jokowi dan PDIP

15. Tak sabar menunggu tibanya waktu..tergoda rayuan maut kekuasaan..

16. Pencapresan Jokowi adalah preseden buruk bagi demokrasi di Tanah Air

17. Persepsi yg terbangun di publik: politik sah sah saja berkhianat dan melanggar aturan..

18. Susah payah kita melahirkan demokrasi dari rahim ibu pertiwi.. membesarkannya dan memeliharanya..

19. Tapi dengan mudahnya demokrasi dikhianati…”dikudeta” dengan atas nama demokrasi itu sendiri..

20. Ironis jika akhirnya negeri ini dipimpin presiden dan partai yang bermental pengkhianat

21. Tapi ada waktunya para pengkhianat hidupnya akan tersayat-sayat

22. Selamat datang Capres “kudeta”…

By: Erwyn Kurniawan
Follow @Erwyn2002 on Twitter

 Wallahu A‘lam.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kontak Gema Dakwah : admin@gemadakwa.com

Item Reviewed: Jokowi dan "Kudeta" Demokrasi Rating: 5 Reviewed By: Tarqiyah Online