728x90 AdSpace

[URL=http://www.4shared.com/document/zgFNm5ZSce/___-__.html]هل ترانا نلتقي - رامي محمد.swf[/URL]
Latest News
Friday, 7 March 2014

PM Ukraina: Referendum Krimea Melawan Hukum dan Inkonstitusional

Tarqiyah : Kiev  - Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk mengatakan tidak akan ada negara yang mengakui hasil referendum Krimea yang rencananya digelar pada 16 Maret mendatang. Sebab, penentuan sikap Krimea untuk bergabung dengan Rusia atau tetap menjadi wilayah Ukraina merupakan tindakan inkonstitusional.
"Setiap keputusan yang Anda ambil merupakan tindakan melawan hukum dan inkonstitusional. Tidak ada orang beradab di dunia ini yang mau mengakui keputusan referendum tersebut yang disebu-sebut sebagai otoritas Krimea," tegas Yatsenyuk seperti dikutip BBC, Jumat (7/3/2014).
Pernyataan ini juga menjadi peringatan Yatsenyuk pada kelompok yang dianggap sebagai separatis dan pengkhianat di Ukraina. Sebab, niat bergabung dengan Negeri Beruang Merah tesebut diduga karena ada campur tangan militer.
Pasukan Rusia telah menduduki kawasan Krimea-yang selama ini menikmati otonomi khusus dari Kiev. Juru Bicara Parlemen Rusia Valentina Matviyenko meyakini keinginan Crimea untuk bergabung dengan negaranya bukanlah rekayasa.
"Tak perlu dipungkiri, Parlemen Crimea sebagai otoritas legal memiliki hak, hak kedaulatan rakyat untuk menentukan masa depannya," ujar Matviyenko.
Pengumuman rencana referendum dari Parlemen Krimea disampaikan saat para pemimpin Uni Eropa melakukan pertemuan di Brussels, Belgia, untuk mendiskusikan bagaimana respons yang akan diambil atas Rusia yang mengirimkan pasukan dan menduduki tanah Ukraina.
 Wallahu A‘lam.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Kontak Gema Dakwah : admin@gemadakwa.com

Item Reviewed: PM Ukraina: Referendum Krimea Melawan Hukum dan Inkonstitusional Rating: 5 Reviewed By: Tarqiyah Online